Share

Sabtu, 29 Juni 2013

I Always Remember You - Hannah Montana

Dengar versi dari saya klik disini


Lirik Lagu I Always Remember You - Ost. Hannah Montana

I always knew this day would come
We'd be standing one by one
With our future in our hands
So many dreams so many plans

Always knew after all these years
There'd be laughter there'd be tears
But never thought that I'd walk away with so much joy but so much pain
And it's so hard to say goodbye

But yesterday's gone we gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments so glad I got to know ya
The times that we had I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever I'll always remember you

Nahnanananah

Another chapter in the book can't go back but you can look
And there we are on every page
Memories I'll always save
Up ahead on the open doors

Who knows what were heading towards?
I wish you love I wish you luck
For you the world just opens up
But it's so hard to say goodbye

Yesterday's gone we gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments so glad I got to know ya
The times that we had I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever I'll always remember you

Everyday that we had all the good all the bad I'll keep them here inside
All the times that we shared every place everywhere
You touched my life
Yeah one day we'll look back we'll smile and we'll laugh
But right now we just cry
Cause it's so hard to say goodbye

Yesterday's gone we gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments so glad I got to know ya
The times that we had I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever I'll always remember you
Nanananana
I'll always remember you I'll always remember you


Lagunya sedih banget dan cocok untuk perpisahan sekolah

download lagunya klik disini :D

Semoga Terhibur!

Jumat, 28 Juni 2013

All About Taylor Swift

>> Biodata Taylor Swift



Nama Lengkap: Taylor Alison Swift
Tanggal Lahir: 13 Desember 1989
Tempat Lahir: Wyomissing, Pennsylvania, AS
Tinggi Badan: 180cm
Kewarganegaraan: Amerika Serikat
Nama Ayah: Scott Kingsley Swift
Nama Ibu: Andrea Gardnera
Nama Adik: Austin Swift
Akun Twitter: @taylorswift13
Angka Keberuntungan: 13
Genre Musik: Country Pop
Makanan Favorit: Cheese cake, Pumpkin Bread, Brownies
Minuman Favorit: Starbucks Double Chocolate Chips, Coke

>> Film Yang Pernah Dibintangi
2010 : Valentine's Day sebagai Felicia



2012 : The Lorax sebagai Audrey (voice)


dan issue nya tahun 2015 mendatang, swift akan membintangi film Girls Like Us sebagai Joni Mitchell

>> Lagu Taylor Swift yg Dijadikan Soundtrack
2010 : Ramona And Beezus -> A Place In This World
           Valentine's Day -> Today Was A Fairytale
2012 : The Hunger Games -> Safe And Sound ft. The Civil Wars

>> Album Taylor Swift
1st : Taylor swift dirilis 24 Oktober 2006
 
1. Tim McGraw
2. Picture to Burn
3. Teardrops on My Guitar
4. A Place In This World
5. Cold as You
6. The Outside
7. Tied Together with a Smile
8. Stay Beautiful
9. Should've Said No
10. Mary's Song (Oh My My My)
11. Our Song
Special Edition bonus tracks
12. I'm Only Me When I'm with You
13. Invisible
14. A Perfectly Good Heart
15. Teardrops on My Guitar (Pop Version)

2nd: Fearless dirilis 11 November 2008

1. Fearless
2. Fifteen
3. Love Story
4. Hey Stephen
5. White Horse
6. You Belong with Me
7. Breathe (ft Colbie Caillat)
8. Tell Me Why
9. You're Not Sorry
10. The Way I Loved You
11. Forever & Always
12. The Best Day
13. Change
Platinum Edition bonus track
1. Jump Then Fall
2. Untouchable
3. Forever & Always (Piano Version)
4. Come in with the Rain
5. Superstar
6. The Other Side of the Door

3rd: Speak Now dirilis 25 Oktober 2010

1. Mine
2. Sparks Fly
3. Back to December
4. Speak Now
5. Dear John
6. Mean
7. The Story of Us
8. Never Grow Up
9. Enchanted
10. Better Than Revenge
11. Innocent
12. Haunted
13. Last Kiss
14. Long Live

4th: RED dirilis 22 Oktober 2012

1. State of Grace
2. Red
3. Treacherous
4. I Knew You Were Trouble
5. All Too Well
6. 22
7. I Almost Do
8. We Are Never Ever Getting Back Together
9. Stay Stay Stay
10. The Last Time (ft Gary Lightbody of Snow Jacknife Patrol)
11. Holy Ground
12. Sad Beautiful Tragic
13. The Lucky One
14. Everything Has Changed (ft Ed Sheeran)
15. Starlight
16. Begin Begin
Deluxe edition (Disc 2)
1. The Moment I Knew
2. Come Back Be Here
3. Girl at Home
4. Treacherous (Original Demo Recording)
5. Red (Original Demo Recording)
6. State of Grace (Acoustic Version)

>> Mini Album

1st: Sound Of The Season : The Taylor Swift Holyday Collection dirilis pada 2007

1. Last Christmas
2. Christmases When You Were Mine
3. Santa Baby
4. Silent Night
5. Christmas Must Be Something More
6. White Christmas

2nd: Beatiful Eyes dirilis pada 2008

1. Beautiful Eyes
2. Should've Said No (Alternate Version)
3. Teardrops On My Guitar (Acoustic Version)
4. Picture to Burn (Radio Edit)
5. I'm Only Me When I'm With You
6. I Heart ?

Fakta Tentang Taylor Swift

>> Kehidupan Awal

Ketika Swift duduk di kelas empat, dia memenangkan sebuah kontes puisi nasional dengan puisi sepanjang tiga halaman berjudul "Monster in My Closet". Di usia sepuluh tahun,seorang tukang komputer menunjukkannya cara memainkan tiga akor pada sebuah gitar yang memicu minatnya untuk mempelajari instrumen tersebut. Setelah itu Swift pun menulis lagu pertamanya, "Lucky You". Saat Swift berumur 12 tahun, dia menggunakan seluruh waktu liburan musim panasnya untuk menulis sebuah novel sepanjang 350 halaman yang tidak pernah diterbitkan. Swift adalah seorang korban bullying, dan dia menghabiskan waktu luangnya dengan menulis lagu untuk mengekspresikan perasaannya. Dia juga mulai tampil di kontes karaoke dan festival-festival lokal.

Swift mulai teratur mengunjungi Nashville, Tennessee, dan bekerja dengan para penulis lagu lokal. Saat dia berumur 14 tahun, keluarganya pindah ke Nashville. Penampilan besar pertamanya adalah sebuah pertunjukan yang diterima baik di Bloomsburg Fair. Di Tennessee, Swift bersekolah di Hendersonville High School, namun dia kemudian beralih ke homeschooling saat SMA. Pada tahun 2008, dia berhasil mendapatkan ijazah SMA-nya.

Pengaruh terbesar Swift dalam bidang musik adalah Shania Twain. Orang-orang lain yang juga memberinya pengaruh adalah LeAnn Rimes, Tina Turner, Dolly Parton, dan nenek Swift sendiri. Meskipun neneknya adalah seorang penyanyi opera profesional, selera musik Swift selalu lebih condong ke country. Dia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Dixie Chicks karena sudah menunjukkan dampak yang dapat diperoleh seseorang dari "memperlebar batasan-batasan".

>> Kisah Cinta
Muda, cantik, bertalenta, dermawan dan tentunya tak kekurangan materi. Sosok tersebut melekat pada diri penyanyi cantik Taylor Swift. Namun dengan apa yang dia punya, sepertinya ia masih 'meraba' soal asmara. Lelaki mana yang tak tertarik mendekati Taylor Swift. Namun tak ada satu pun dari jalinan asmaranya yang berjalan mulus.
Bulan Tahun 2008 Swift berkencan dengan anngota band Jonas Brothers, Joe Jonas. Namun sayang jalinan asmaranya tersebut kandas pada bulan Oktober 2008. Setelah hubungannya kandas bersama Joe Jonas, Swift berpindah pelukan ke Taylor Lautner, namun lagi-lagi jalinan asmara mereka hanya seumur jagung. Menjalin hubungan pada bulan Oktober 2009 dan berakhir pada bulan Desember 2009.
Tak berhenti sampai disitu, Swift mencoba beralih pada pria yang lebih matang. Ia berkencan dengan penyanyi John Mayer mulai akhir 2009 hingga awal 2010. Setelah kandas, nampaknya ia tak kapok menjalin hubungan dengan pria matang. Ya..pelantun lagu "You Belong with Me" ini beralih ke aktor Hollywood tampan Jake Gyllenhaal. Dan lagi-lagi hubungan itu pun kandas.
Swift terus mencari kemana hatinya akan berlabuh. Musim panas tahun 2012 ia resmi menjalin kasih dengan anggota keluarga Kennedy, Connor Kennedy. Ia adalah anak dari Robert F. Kennedy Jr dan almarhumah Mary Richardson Kennedy. Kemudian, di bulan Oktober 2012 hubungan mereka pun juga kandas karena soal jarak.
Baru seminggu putus dari Connor, Swift dikabarkan tengah dekat dengan penyanyi Inggris, Ed Sheeran.
Swift yang berkolaborsi dengan Ed untuk lagu "Everything Has Changed" dalam album "Red", baru-baru ini mengundang penyanyi asal Inggris itu untuk turut serta dalam turnya tahun depan yang akan mengadakan 45 pertunjukan. Swift juga sempat sempat mengunggah foto dirinya bersama Ed dalam instagram.
"Ed memamerkan tato barunya 'Red' yang terletak di lengannya, dan ia mengungkapkan hal itu sebagai penghormatan untuk album baru Taylor," ujar sumber seperti dilansir Female First.
Akankah benar Taylor Swift akan berlabuh ke pelukan penyanyi Inggris itu?

>> Ups! Taylor Swift di Bully Kanye West Pada MTV Music Awards 2009

Pada tanggal 13 September 2009, tepatnya acara MTV Video Music Awards digelar. Swift berhasil memenangkan sebuah piala untuk Best Female Video untuk videonya "You Belong with Me". Namun, saat sedang berpidato untuk kemenangannya, rapper Kanye West dengan santai maju kepanggung dan merebut mikrofon yang dipegang Swift, dan menyatakan bahwa video dari Beyonce yang berjudul "Single Ladies" lah yang harusnya menang, bukan video Swift. Kanye West lalu diusir dari acara, dan saat Beyonce memenangkan Video of the Year, penghargaan tertinggi malam itu, ia mengundang Swift untuk kembali maju dan menyelesaikan pidatonya. Swift setuju dan ia menyelesaikan pidatonya malam itu. Insiden ini menyedot perhatian banyak artis, termasuk para nominator Best Female Video lainnya, seperti Pink, Katy Perry, Lady Gaga, serta Kelly Clarkson, yang kompak setuju bahwa video Swift boleh-boleh saja menang. Artis dan banyak orang penting lainnya pun menilai tindakan Kanye West sangat negatif, dan tidak pantas. Kanye West akhirnya meminta maaf pada Swift, dan Swift menerimanya.

>> Bisnis Parfum

Tahun 2011 Taylor Swift mulai berbisnis parfum.

1st: Wonderstruck

Parfum yg terdiri dari wewangian freesia, green tea, apple blossom, raspberry, dewberry ini bisa kita dapatkan seharga $49.50 atau sekitar Rp.490.000.

2nd: Wonderstruck Enchanted



Parfum ini bernuansa harum creamy flowers dan sensual woods blends. Harganya $59.50 atau sekita Rp.582.000. Parfum ini juga mendapatkan nominasi dan menang di Fragrance Foundation Awards 2013 sebagai Celebrity Fragrance Of The Year.

3rd: Taylor By Taylor Swift

Parfum ini beraroma klasik yakni aroma bunga, buah dan hutan yg mencerminkan kepribadiannya. Harganya $59.50 atau sekitar Rp.582.000.

>> Penghargaan
Sejak karirnya memuncak Taylor Swift sering mendapatkan penghargaan dari ajang-ajang bergengsi. Taylor Swift memiliki lebih dari 100 piala penghargaan sampai-sampai dia kebingungan untuk menyimpan piala penghargaannya (disimpen dirumahku juga gapapa kok tay hihi). Baru-baru ini di ajang Billboard Music Awards Taylor Swift memenangkan semua nominasi yg dia dapatkan.


Bakalan ngehabisin waktu berjam-jam kalo mau disebutin penghargaan yg di raih si cantik Taylor Swift ini. Waah applause buat Taylor Swift deh :D

Segitu aja deh yah semoga Terhibur :D

Any Question? insyallah bakal dijawab kalo sanggup.



FB: Arina Ulfa Latifah
Twitter: @ArinaUL

Senin, 17 Juni 2013

Cinta Dan Sahabat

 karya Arina Ulfa Latifah

terik matahari kota makassar yg begitu menyengat, keringat bercucuran dan aku masih duduk terdiam di halte nunggu kakak yg katanya sih mau ngejemput aku. kenalin aku talita delvia putri yg akrab disapa tatha. beberapa kali aku nengok kiri kanan resah nunggu kakak yg daritadi gak muncul-muncul juga.
tidak lama kemudian seorang cowo memakai jaket merah mengendarai motor matic mendekat. yap! dia dimas kakak aku.

"hufftt akhirnyaaa" kata aku dengan lega setelah lama menunggu kedatangan si kakak. "dari mana aja sih kamu?"
"sorry ya tadi ada trouble nih dngan motor ini" kata dimas mengangkat kaca helmnya menampakkan wajah manis berkeringatnya.
"makanya motor butut diganti dong!" kata aku ngejek.
"yeeee.. udah deh cepet naik" dimas lalu menyodorkan helm. dan kami pun segera meninggalkan tempat itu.

sampai dirumah aku merebahkan badan yg hampir remuk ini. aku pun merogoh handphone dari dalam saku rok.

"oke 1 new message" kata aku dalam hati

dari : indah

         inget yee reunian d rmh ku jam 7 malem. kamu msti dateng! klo ngg lo gue END haha :p

*balas*

to : indah

      iyeee bawel ah!
*****

jam menunjukan pukul 18.00 aku bergegas prepare untuk reunian SD. well, aku harus jadi princess malem ini. setelah berlama-lama aku makeup dan segala macem aku siap dateng ke reuni.

"ta mama sama kak dimas pergi dulu yah?" suara mama dari depan pintu kamar ku lalu terdengar suara langkah kaki menjauh dari tempat itu. dengan cepat aku buka pintu dan tadaaa mama udah keburu pergi.
 "waaaaa gaada kak dimas gaada kendaraan!" aku pun terduduk lemas menyadari bahwa aku gajadi ke acara reuni dan berarti makeup ku dari sejam yg lalu itu sia-sia.

jam menunjukan pukul 19.02 akupun semakin pasrah. kriiiiiiiiiiing handphone ku berdering. secepat kilat aku menyergap handphone yg ada di meja.

"halo?"
"tha kamu dmna sih?"
"sorry sorry aku masih d rumah nih" kata aku.
"cepetan ke rumah udah ada temen-temen yg lain nih"
"eemmm sorry ndah"
"jangan bilang kamu ga dateng?" kata indah memotong perkataanku.
"iya soalnya aku gaada kendaraan"
"yaudah kamu siap-siap aku nnti nyuruh temen buat jemput kamu ya?" tuututututu telepon terputus.


15 menit kemudian


"permisi, thalita?" terdengar suara pria di luar rumah.

"iya tungguuuuu" teriak aku lalu berlari kearah pintu.
setelah aku buka pintu cowo keren abis pake tuxedo hitam yg terlihat rapi dan elegant berdiri tegak di depan aku dengan senyuman super manisnya. aku sempet terdiam ngeliat si cowo keren itu.
"ekhem halooo" si cowo itu melambaikan tangannya tepat di depan muka aku.
"eh eh iya sorry" sambil mengingat "rey? kamu rey kan?"
"iya biasa aja kali aku rey temen SD kamu. udah yuk kita berangkat"
aku menganggukkan kepala dan mengunci pintu lalu bergegas mengikuti langkah rey menuju mobil toyota swift hitam yg terparkir tepat di depan gerbang rumahku.
"gila lu tha malu-maluin banget!" kata aku dalam hati.
rey adalah teman sekelasku waktu di SD. dia itu cowo idamanku dari dulu. sejak lulus SD rey pindah ke bandung dan melanjutkan sekolahnya disana. jadi aku gapernah liat dia lagi akhir-akhir ini. dan sekarang dia ada sama aku, perasaanku seperti mimpi sekarang.

kami pun sampai di rumah indah. disana banyak banget temen-temen SD aku yg wajahnya udah asing banget buat aku.
"tha aku kesana dulu ya" kata rey menepuk pundakku perlahan.
"iya" lalu aku duduk di kursi sambil mengambil segelas jus yg sudah tersedia.

dari kejauhan cewe dengan dress biru muda dengan anggun mendekatiku. dia indah temen baikku dari SD sampe sekarang tapi sekolah kami sekarang berbeda jadi udah ga sering ketemu.
"thalita? kamu cantik banget malem ini" kata indah memandangiku dari ujung kaki ke ujung kepala. "eh kamu udah liat rey kan?"
"iya udah" kata ku tersenyum lebar.
"dia ganteng banget yah, andaikan bisa jadi pacar aku haha" kata indah
"WHAAAAT?" kata aku di dalam hati. senyuman lebarku tergantikan dengan wajah yg mendadak murung bagaikan terjadi badai di musim semi. "hehehe" aku hanya tertawa kecil menyembunyikan perasaanku yg sebenarnya amat sangat teriris.
"iya tha, jujur yah aku itu suka sama rey udah dari pas kita SD dulu" kata indah. tatapan matanya semakin tajam memandang ke arahku.
"tapi, kamu kok ga bilang ke aku sih dari dulu?"
"aku malu tha, sebenarnya perasaanku sudah hilang sejak rey pindah ke bandung tapi sekarang perasaan itu muncul lagi"
"mmmmmmm" aku hanya bisa terdiam menahan betapa sakitnya perasaanku mendengar perkataan indah tadi. hatiku seakan menangis dan seketika susana ramai ini mendadak sangat sepi.

tidak lama kemudian rey datang menghampiri kami berdua.
"indah, tha kok kalian malah asyik disini berdua?" kata rey.
"hehe, ini diminum" indah menyodorkan segelas jus kepada rey. indah terlihat sangat care dengan rey.
"makasih, tapi aku sudah ingin pulang mengingat adik ku dirumah sendirian. tha kamu mau pulang bareng?"
"sebenarnya aku masih ingin disini tapi nnti tdk ada yg mengantarku pulang. jadi aku pulang sama rey aja yah ndah?" kataku.
"iya deh ngga apa-apa" kata indah lalu mengantarkan kami ke depan gerbang.

*****

pagi harinya indah meneleponku.

"kriiiiiiiiiiiing"
"indah? tumben banget dia nelpon sepagi ini. lagian hari ini kan hari libur" kataku dengan ketus lalu mengangkat teleponnya.
"tha aku gatau harus gimana lagi. bantu aku dong supaya rey mau jadi pacar aku". suasana buruk di pagi hari aku alami hari ini seakan bertanya-tanya pada diri sendiri "mimpi apa aku semalam" aaahh sudahlah mungkin kali ini aku harus mengalah.
"jadi aku harus gimana nih ndah?" kataku dengan sedikit murung.
"kamu mau kan bilangin ke rey kalo aku itu suka sama dia"
"iya deh nnti aku sampein" akupun segera menutup teleponnya tdk mau lagi mendengar sepatah katapun dari indah. kecewa bingung kesal bercampur dengan sejuknya padi di saat itu.

hari demi hari aku belum juga menyampaikan perasaan indah pada rey mungkin karena aku tidak rela jika rey bersama dengan indah teman baikku sendiri.
mungkin hal ini sangat buruk menurutku mengingat aku dan indah sudah sangat dekat mulai dari SD. dan akhirnya kurelakan perasaanku untuk indah. akhirnya aku bertekad untuk menemui rey dan menyampaikan perasaan indah kepadanya.
aku mengambil handphone dari saku celana jeans yg aku kenakan sekarang lalu mulai mengetik nomer demi nomer.
"tuuut tuuuut tuuut" daaan rey pun mengangkat teleponnya.
"halo?" aku memulai pembicaraan.
"ada apa tha?"
"aku mau ketemu sama kamu hari ini"
"tapi maaf tha sekarang aku lagi diluar kota. semalam sepulang dari rumah indah aku langsung berangkat karena kakek ku sedang sakit keras"
"mmm ada yg ingin aku katakan" kataku hampir meneteskan air mata.
"maaf tha suaramu tidak jelas". lalu tiba-tiba telpon terputus.
"halo? rey? halo?" akupun mengambil nafas panjang dengan lega. sambil berfikir apakah aku sanggup merelakan perasaan suka ku yg dari dulu kepada rey untuk indah sahabatku sendiri?


-TAMAT-

hihi dibikin penasaran nih di akhir cerita. nantikan kelajuntannya yah guys


FB: Arina Ulfa Latifah
Twitter: @arinaUL

Minggu, 16 Juni 2013

Si Gadis Kecil

Puluhan burung-burung kecil terbang di bawah langit biru yang indah dengan kicauan merdu mereka. Seorang gadis kecil seperti malaikat tesenyum dengan pakaian putih yang amat kusam, rambut panjang yang lurus dan kulit yang berwarna kuning langsat. Ia telah diabaikan kedua orang tuanya satu tahun yang lalu ketika ia masih berumur sembilan tahun. Gadis itu kini sendiri hanya puluhan burung yang telah menemaninya.
Di belakang gedung Taman kanak-kanak itulah gadis kecil tidur, makan dan bermain bersama burung-burung kecil. Tak mudah baginya mencari makan, ia terkadang meminta-minta dan membantu mencuci piring di pedagang-pedangang yang berada di pinggir jalan. Terkadang juga sehari ia hanya memakan satu bungkus nasi dari upah kerjanya mencuci piring. Namun, ia tetap bisa tersenyum dan bersemangat dengan hidupnya. Ia juga selalu membagi makanannya kepada burung-burung itu, tak heran kalau mereka selalu mendekati gadis kecil ini.
Terdengar bel dari Taman kanak-kanak yang menandakan waktunya pulang. Gadis itu muncul dan mengintip anak-anak yang berlari dan memeluk ibu mereka masing-masing. Burung-burung pun juga menyapa mereka dan sering sekali satu anak laki-laki memberi sekantung kecil makanan untuk puluhan burung-burung itu. gadis kecil itu tersenyum seakan ia bisa mendengar apa yang diucapkan oleh burung-burung mungil.
Sore harinya ia duduk di gerbang Taman kanak-kanak dan melihat langit membang. Kali ini ia hanya melihat sedikit burung kecil. “mungkin mereka masih bermain di tempat lain” gumam gadis kecil itu. tak lama kemudian ia merasa lapar. Ketika sore hari banyak pedagang yang tutup dan melanjutkan berdagang esok hari. Gadis kecil ini berjalan sembari mencari makan. Sesekali ia mengintip tong sampah barangkali ia menemukan makanan kecil. Tidak jauh ia menelusuri jalan, satu burung kecil ia temui, burung itu berbeda dengan teman-temannya indah dan lucu dengan warna putih di bulu sekitar kepalanya. Burung kecil itu membawa sebungkus roti kecil dan ringan, gadis kecil itu hanya melihatnya tak berniat untuk merebut walau kini perut kecilnya telah berteriak. Burung kecil itu berusaha membuka bungkus dari roti itu dan kemudian gadis kecil itu membantunya. Burung itu tak langsung memakannya ia membagi roti itu menjadi dua dan memberikan salah satu potongan roti kepada gadis kecil itu. puluhan burung telah berdatangan dan mengerubungi gadis kecil itu. gadis itu tersenyum kembali, membagi rotinya untuk burung-burung kecil.
Gelap pun mulai datang, dunia sunyi telah kembali dan membawa dinginnya angin malam. Tak tahu sekarang pukul berapa, gadis kecil ini bermain batu-batu kecil yang ia susun menjadi sebuah bentuk rumah yang mungil nan indah. Semakin larutnya malam membuatnya terlelap. Sebuah mimpi indah difikirannya, ia tidur dan tersenyum sesaat sembari meneteskan air mata.
Pagi yang cerah telah tiba. Gadis kecil itu terbangun oleh kicauan burung-burung itu sebagai temannya. Ia memulai hari bahagia walau pun dengan penuh usaha.
Namun, suatu hari gadis kecil itu menemukan satu burung yang mati di pinggir jalan, gadis itu menangis karena kehilangan satu temannya. Gadis ini kemudian membawa burung itu ke belakang gedung tempat ia tinggal. Gadis itu menguburnya disana. Ia mulai cemas, akhir-akhir ini jumlah puluhan burung mulai surut.
Seperti biasa saat bel pulang berbunyi. Gadis itu melihat anak laki-laki yang biasa memberi teman burungnya makan itu duduk diam dengan sebungkus makanan ditangannya. Gadis kecil itu menghampirinya.
“kakak, burungnya mati” ujar anak laki-laki itu kepada si gadis kecil.
Gadis kecil itu diam tak menjawab pertanyaan anak laki-laki itu. ia tengah menangis sembari melihat satu temanya mati lagi.
“ini temanku” jawab gadis kecil itu.
“oh iya, kalau bertemu burung kecil atau binatang yang lain, jangan sakiti mereka ya, karena mereka juga temanku, kalau kamu ingin menjadi teman mereka, sayangi juga mereka” lanjut gadis kecil menjelaskan.
“baik kak” jawab anak laki-laki itu.
Kemudian gadis kecil itu berlari dan bersembunyi di belakang gedung. Ia menangis merintih kehilangan satu temannya lagi. Ia tak tahu apa sebabnya kenapa mereka tiba-tiba mati satu persatu.
Esok harinya gadis kecil itu berjalan-jalan sembari mencari penyebab meninggalnya burung-burung kecilnya. Sampai sore hari ia mencarinya. Hingga sampai malam hari ia tidak bisa menemukannya.
Lima hari gadis itu mencari penyebabnya, tak pernah makan dan minum ia tetap mencarinya dan melindungi burung-burung kecilnya. Sudah duabelas burung yang mati. Kini gadis kecil ini merasakan ada yang aneh pada tubuhnya. Ia sangat lelah, tubuhnya memanas. Ia terkena demam tinggi, mungkin faktor lingkungan dan tidak makan selama hari pencarian. Semakin melajunya hari semakin parahnya juga keadaan gadis kecil ini. Tak ada seorang pun yang melihat keadaannya maupun menolongnya. Ia hanya terbaring lesu di tempat gelap nan sunyi dan juga hanya burung-burung kecil yang mengelilinginya dan menjaganya.
Hingga suatu hari, tepatnya di pagi hari, gadis kecil ini tidak bisa bergerak lagi dan puluhan burung–burung kecil itu diam. Kini sunyi di belakang gedung menyelimuti.
“kalian adalah teman hidupku, terima kasih sudah menjadi temanku”
Kalimat terakhir yang gadis kecil itu ucapkan untuk teman-temannya si puluhan burung-burung kecil yang mengelilinginya. “cit cit cit” puluhan burung-burung itu menjawab dan melihat gadis kecil itu tersenyum untuk mereka di saat terakhir hidupnya. Kini gadis kecil itu menutup mata dan terlelap untuk selamanya, meninggalkan puluhan burung-burung kecil yang menyayanginya. Mungkin, ada kesedihan di hati burung-burung kecil itu.
Bel pulang berbunyi. Baru kali ini kicauan burung yang amat keras memenuhi belakang gedung hingga suara mereka pun terdengar oleh orang-orang yang berada dikawasan gedung taman kanak-kanak itu. satu burung kecil menemui anak laki-laki yang pernah berbicara dengan gadis kecil itu. ia hinggap di tangan anak itu. “cit cit cit” burung itu berusaha berbicara dengan anak itu. tak lama kemudian anak kecil itu menyadari bahwa akhir-akhir ini ia tidak melihat gadis kecil yang biasa ia panggil kakak. Kemudian anak itu berlari menuju belakang gedung dan ia menemukan gadis kecil itu terbaring pucat dengan dikelilingi oleh puluhan burung-burung mungil.
“kakak? Kakak kenapa dingin sekali? Aku ambilkan selimut ya? Aku akan panggil mama” ucapnya dan berlari menghampiri mamanya.
“mama mama, ayo ambil selimut di rumah, kasihan kakak yang ada disana kedinginan” jelas anak laki-laki itu kepada mamanya.
Sebelum mengambil selimut. Mama anak tersebut mencoba melihat gadis kecil itu dan betapa kagetnya setelah mama anak tersebut melihat gadis kecil itu.
“Raka, kakak ini sudah meninggal, ia tidak kedinginan, ia meninggal seperti burung yang raka temukan waktu itu” jelas mama Raka tersebut.
“jadi, kakak ini gak bisa bangun lagi?” tanya Raka.
“iya” jawab mama Raka dengan singkat.
Dan kemudian mama Raka menggendong gadis kecil itu dan segera melaksanakan pemakaman untuk gadis kecil ini.
Kini gadis kecil mungil ini telah tersenyum bahagia. Di belakang gedung puluhan burung-burung kecil telah terbayang senyuman si gadis kecil itu. mereka sangat menyayangi gadis kecil itu. bahkan mereka setiap hari membawa sekuntum bunga kecil yang ia letakkan di makam gadis kecil ini.


Arina Ulfa Latifah
FB: Arina Ulfa Latifah
Twitter: @arinaUL

Selasa, 11 Juni 2013

Nothing Goodbye With EXAVE :D

Dear EXAVE.. di dua tahun terakhir ini, apapun yg kita lakuin itu dilakukan bersama-sama. tertawa lepas seakan kita ga akan pernah berpisah, menangis, tersenyum, bercanda, ngambek, marah, musuhan sekalipun pernah kita alamin bareng-bareng. awalnya emang kerasa asing sih untuk gue ketemu kalian tapi seiring waktu berjalan kita semakin akrab satu sama lain. berbagai macam perasaan tercampur aduk di dalam EXAVE salah satunya perasaan cinta. yup! gue pernah suka sama salah satu murid EXAVE (ini jujur yah HAHA) ceritanya gini nih.
gue baru naik kelas XI, pas itu udah ada pembagian kelas program studi dan gue terjerumus dalam kelompok program ips. saat itu complicatednya guru dan ortu siswa yg mau anaknya pindah program pelajaran salah satunya ortu gue juga sih (oke yg ini di skip yah) dan akhirnya gue jadi murid program ipa juga. perasaan gue seneng bnget bisa sekelas sama si-X (nama samaran).
hari pertama pembelajaran sampai hari-hari berikutnya gue perhatiin dia secara diam-diam senyumnya, ketawanya, candaannya selalu bisa jadi moodbuster buat gue. tapi sayangnya pada saat itu gue belum terlalu membaur dengan temen-temen EXAVE.
gue inget banget hari itu ada free class seperti siswa kebanyakan kalo free class pasti pada ribut atau apalah di kelas. pas itu dia ngelempar gumpalan kertas dan tepat kena ke kepala gue dengan cepat dia menghampirin gue terus bilang "sorry nah" dengan logat asli makassar lalu ketawa dengan manisnya. hal itu emang biasa tapi menurut gue itu sweet BGT.
singkat cerita EXAVE pun udah kelas XII. tapi gatau kenapa perasaan gue ke si-X lama kelamaan menghilang setelah gue tau dia itu udaaaaaah ah sudahlah! di kelas XII EXAVE pun amat sangat bersatu canda tawa kita pun jadi double di tahun ini. seneng banget EXAVE kali itu sering keluar bareng yah termasuk si-X itu juga.  oh iya pas pentas seni di sekolah gue juga sempet tampil bareng dia.
tapi seiring waktu berjalan juga perasaan gue ke si-X udah gaada lagi setelah gue tau betapa indahnya arti persahabatan dibanding percintaan (tsaaaaaahaha). sekarang perasaan gue udah bukan tertuju ke satu orang aja, sekarang gue cinta sama mereka semua. kalo ditanya EXAVE itu apa, gue pasti bakalan jawab EXAVE itu sodara gue, moodbuster gue, keluh kesah gue, tawa gue, everything deh pokoknya.
bahkan gue akan lakuin segalanya permintaa EXAVE selama permintaan itu ga macem-macem sih hihihi.
dan ini dia EXAVE yg gue maksud :D :* {}


tapi sekarang saat-saat itu bakalan jarang terjadi lagi. kita dipisahkan waktu demi mencapai tujuan kita masih-masih tapi gue harap EXAVE masih sering bersatu gimanapun itu caranya. walaupun udah gabisa sering ketemu kan masih ada telpon atau sms-an, twitteran, facebookan, friendsteran, e-mailan juga kalo perlu hihihi. tapi gausah sedih berlarut-larut kenangan itu masih ada kok dan bebas dipikirin dimanapun dan kapanpun. yg perlu EXAVE syukurin itu krna kita udah LULUS!!! dan kelak akan jadi orang yg sukses. AMIN :D
terakhir dari gue ini nih saat-saat terakhir kita pake putih abu-abu.. yaaaaaaay!! :D














follow twitter gue sob @arinaUL